Pre-Induction : Tahapan Awal Sebelum Sesi Hipnoterapi

Sebelum hipnoterapi dilakukan, ada sebuah tahapan awal yang harus dilalui. Tahapan ini bernama Pre-Induction. Secara singkat kita dapat melihat jika sesi pre-induction ini ibarat mata tombak yang tajam dari sebuah tombak yang panjang. Jadi tentu saja mata tombak ini memiliki peran yang sangat penting kan?
Baikhlah, mari kita ulas tuntas bagaimana tahapan pre-induction dapat menjadi tahapan yang penting dalam sebuah sesi hipnoterapi. Pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana cara seorang hipnoterapis memandu klien dalam sese pre-induction?
Mari kita lihat, dengar dan hanyati bersama-sama bagaimana seorang hipnoterapis memandu seseorang klien dalam sesi hipnoterapi :
  • Mulai dengan pertanyaan
Jika klien masih malu-malu untuk mengungkapkan masalahnya, kita pancing dengan pertanyaan. Beberapa pertanyaannya adalah sebagai berikut, “Apa yang memotivasi Anda datang ke klinik hipnoterapi ini? Apa ada masalah yang menganggu pikiran Anda? Apa yang bisa saya bantu untuk Anda sekarang? Apa yang ingin Anda sampaikan kepada saya? Dsb”.
  • Dengarkan dengan seksama
Jika klien mulai terangsang dan mulai menjawab pertanyaan yang kita lontarkan, dengarkan setiap jawabannya dengan seksama. Jika perlu tuliskan poin-poin penting yang klien sampaikan. Buat klien nyaman bercerita kepada kita dengan sikap kita yang terbuka dan bersahabat.
  • Konfirmasi ulang pernyataannya
Setelah kita dapat poin-poin pentingnya, kita bisa ulang dan konfirmasi beberapa pernyataan yang diberikan oleh klien. Mengapa? Untuk benar-benar memastikan jika hal tersebut benar-benar akar masalahnya atau bukan.
  • Tanyakan tujuannya
Setelah kita mendapatkan akar masalahnya, langkah berikutnya adalah menanyakan tujuannya. Apa tujuan dari klien mengikuti sesi hipnoterapi. Apakah memang ingin diterapi atau hanya sekedar ingin konsultasi. Apakah klien hanya ingin didengarkan saja atau benar-benar ingin mendapatkan solusi.
  • Dapatkan kontrak persetujuannya
Jika memang benar klien bersedia, segera bangun kontraknya baik secara lisan ataupun kinestetik (misalnya berjabat tangan). Setelah itu buat kontrak tertulisnya jika diperlukan.
  • Memberikan pengertian hipnoterapi
Langkah berikutnya adalah memberikan edukasi mengenai hipnoterapi kepada klien. Fokuskan pada apa, mengapa dan bagaimana proses hipnoterapi tersebut akan dilakukan. Tujuannya supada klien memiliki pemahaman dasar yang akan melancarkan proses hipnoterapi.
  • Melakukan tes sugesti klien
Lakukan tes sugesti untuk mengetahui tingkat sugestivitas klien. Jika memang dirasa masih sangat kurang, kita dapat meningkatkannya dengan hypnotic training (pembiasaan proses hipnosis).
Inilah beberapa tahapan dalam Pre-Induction yang biasa dilakukan oleh seorang hipnoterapis ketika memandu klien sebelum sesi hipnoterapi dilakukan. Tentunya saja dengan melakukan tahapan tersebut secara seksama, seorang hipnoterapis dapat dengan mudah menyusun strategi yang akan digunakan untuk menghipnoterapi klien yang bersangkutan.

Reviews:

Posting Komentar

Pelatihan Konseling & Hipnoterapi Indonesia I Klinik Hipnoterapi & Konseling © 2014 - Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com

Contact us

Diberdayakan oleh Blogger.